Cemburu

selamat pagi para handai taulan dimanapun kalian berada. kabar teranyar, jogja masih di selimuti abu, dan kamar saya masih kena efek debu berterbangan, sesek euy.
oke sekip soal abu vulkanik itu, doakan saja, jogjess akan kembali bersih dan nyaman seperti sediakala.

Mari kita membahas soal cemburu. cemburu itu berasal dari kata cem dan buru, yang artinya cem itu adalah cemceman (gebetan) dan buru itu adalah target, jadi cemburu itu adalah keadaan dimana seseorang merasa insyekur karena cemcemannya di buru sama orang lain. terlepas dari istilah barusan, itu hanyalah kesenjangan antara otak dan perut karena belum mendapat asupan makanan.

oke, ciyus, eh serius. jadi saya cemburu, tapi bukan sama saingan saya dalam menggebet, atau cemburu sama teman dekat pacar saya, karena saya ini adalah single yang sering terdzolimi. Saya cemburu dengan provinsi lain. saya sebagai orang bali, sejujurnya merasa cemburu dengan provinsi lain yang memiliki event-event yang creative dan oenjoeh-oenjoeh gitu. masak iya, bali gak bisa?

oke bandung, ada culinary night fest, di salah satu jalan di bandung. Lalu, walikotanya, pak ridwan kamil, sangat berinteraksi sekali dengan warganya, dan dia sangat mempedulikan fasilitas umum, seperti TAMAN JOMBLO. Beliau pun juga dekat sekali dengan anak muda di kotanya. Masih banyak lagi keunikan-keunikan bandung yang lain. ah iri deh :’

Lalu jogja, kota yang membuat saya jatuh cinta selain kota Denpasar. Siapa sih yang gak tau Jogja? event di Jogja sangat banyak sekali. Mulai dari, Jazz Mbensenen lalu ada Ngayogjazz itu adalah event jazz yang bertabur musisi lokal *appreciate* lalu ada Jogja Last Friday Ride (JLFR) yang biasanya berlangsung dari sehabis maghrib (yang saya tau loh) sampe malam hari, dan 0 (nol) KM menjadi pusat berkumpulnya di akhir. konser-konser musik asik, pameran seni, acara-acara seru di taman, lalu wisata kota (saya cinta jalanan malioboro pada malam hari) menurut saya itu keren dan sangat creative.

Bali sebenernya punya acara-acara seperti itu, pementasan teater, pameran seni, pesta budaya, lalu ada malam puisi (salah satu acara favorit saya), Denpasar Festival (beberapa hari menjelang akhir tahun), SunFest. Namun, saya rasa (pribadi) itu masih kurang. Apalagi anak muda di bali, tidak banyak yang aware dengan acara-acara seperti itu. Hanya di event-event tertentu saja. Saya ingin membuat event-event seperti di kota lain, yang bisa mengajak semua lapisan masyarakat, dan semua masyarakat itu aware dengan acara itu, juga memiliki manfaat untuk kedepannya. event-event kecil aja, mungkin di mulai di kota Denpasar.

Semoga ide (yang masih saya rahasiakan) dan mimpi saya bisa saya realisasikan. Mungkin tidak besar, setidaknya berani untuk melangkah itu sudah baik. Semoga bisa terwujud, dan bisa menghapus kecemburuan saya. Que Sera Sera

Advertisements
Tagged , , , , , ,

2 thoughts on “Cemburu

  1. iya! bener! aku cemburu di Jogja banyak banget acara2 keren. Pameran2. Kayanya semua orang kreatif berasal dari sana. Jangan-jangan tanah Jogja pun bisa dijadiin batangan emas hikkk ;____;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: