Terindah

Song, is the best way to remember something

Song, is the best way to remember something

Putri duduk di taman, menyaksikan orang-orang yang kala itu menikmati sore. banyak anak-anak dengan riang gembira bermain dengan sebayanya, ada juga yang sedang berjoging, atau memadu kasih. Putri mengeluarkan ipod yang ada di kantong celananya, di pasangnya headset di telinga. Dia mencari lagu yang cocok di dengar nya sore-sore seperti ini di taman, sembari menunggu senja yang akan datang.

Putri memutar lagu if ain’t got you versi maroon 5. mata putri kemudian memandang sepasang kekasih yang sedang duduk di hadapannya. kepala sang wanita dengan nyaman nya bersandar di bahu sang pria. Seiring dengan bait lagu yang terdengar, pikiran putri melayang mengingat-ngingat tentang Dia dan Eno, pria yang sedang jatuh hati pada nya.

Eno pernah menggunakan kostum badut untuk menghampirinya, tepat nya pun juga di taman ini. Dia berjalan dengan santai nya, sambil membawa banyak sekali balon. Putri mengira itu hanyalah badut biasa, yang suka menghibur anak-anak yang bermain di taman tersebut. tapi badut itu malah menghampiri nya dengan gerak yang mengundang tawa dari putri.
‘hei putri’ panggil badut itu

‘iya, tau dari mana namaku?’

‘tidak penting putri, aku hanya seorang badut, aku hanya ingin menghiburmu’

‘ia, aku cukup terhibur. siapa yang berada di balik kostum ini?’

‘hanya pria yang jatuh hati pada mu’

‘iya, siapa? bukan zoro kan?’

‘tentu’ sambil membuka toopeng badut ‘kenal kan?’

‘eno!! kamu ngapain ah pake ksotum badut itu?’

‘haha, hanya ingin saja’ eno pun berlutut

‘put, kamu mau jadi orang yang selalu aku hibur dengan kostum badut ini?’

putri terdiam. kejadian itu di saksikan orang-orang di taman. mereka berdua menjadi pusat perhatian para pengunjung. putri hanya tertunduk seolah mencari sesuatu.

‘put, kok nunduk? aku norak ya?’

putri mengangkat wajah nya ‘iya!! kamu gak liat apa orang-orang jadi liatin kita?’

‘biarin, kan romantis’ jawab eno dengan tersenyum

pipi putri memerah padam, malu bercampur bahagia, ada seorang pria berlutut di depannya, dan menyatakan cinta. seolah dia adalah ‘Putri’.

‘jadi ?’ eno bertanya cemas

putri hanya mengangguk pelan, dengan senyum kecil di wajahnya.

eno yang tadi berlutut, bangun dan loncat kegirangan, lalu di gandeng nya tangan putri untuk menelusuri taman membagikan balon kebahagiaan.

hari itu menjadi hari terindah untuk putri dan eno.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: