Untuk anis

ini puisi gue persembahin buat temen gue, annis yang lagi galau :’D

Dia pernah jadi satu
sebelum badai datang
Dia pernah jadi satu
sebelum rutinitas menuntut
Dia pernah jadi satu
saat semua simpul senyum mu masih bisa aku sapa

mungkin ini sudah rencana semesta
yang mengajarkan mu untuk tetap berjalan
atau mungkin dia yang sedang mengajarkan mu
memakai semua kenangan-kenangan mu, untuk bisa bersyukur kelak.

seperti kapal, mungkin sudah waktu nya kau berlayar lagi
sebelum, kau menemukan pelabuhan bersandar yang lain
yang di arahkan oleh tuhan.

mungkin langit kelabu
tapi itu hanya sementara, di balik nya bintang tetap bersinar
layak nya ia yang jauh dan bukan milik mu
tapi kau saling mendoakan

selamat malam annis

Advertisements
Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: