Menyunting Sendiri Tulisanmu

editing ! 😀

Oke, jadi kamu bisa menulis.

Kamu jago bikin cerita orisinal, twist menarik, juga ending yang tak tertebak. Bukankah itu yang diinginkan pembaca? Ending yang tidak tertebak?

Tapi, apakah cuma sekadar itu yang kamu butuhkan? Enggak.

Terkadang, sebagai penulis baru yang punya banyak ide cemerlang, kita suka jadi sombong. Mentang-mentang nulisnya selesai, berhasil menyelesaikan novel setebal seratus lima puluh halaman dalam jangka waktu sebulan, belum tentu kamu jadi penulis yang oke.

Ada beberapa faktor lain.

Seratus lima puluh halaman itu isinya apa saja? Pengulangan-pengulangan adegan? Ungkapan-ungkapan yang tidak perlu? Kalimat yang membosankan? Miskin diksi? Kalau ketemu editor sih, bisa aja satu bab naskahmu dibabat habis. Mau?

Banyak penulis yang bilang kalau draf pertama bukanlah naskah final kamu. Serius deh. Jangan pernah kirim naskah (cerpen maupun novel) yang belum kamu baca ulang. Pastikan naskahmu (menurut pikiranmu sendiri) sudah cukup sempurna. Paling enggak, bebas typo, lah.

Ada blog memang suka bikin kita malas…

View original post 738 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: